gambar unggulan
Kesehatan

Cara Efektif Menurunkan Berat Badan Anda

Kelebihan berat badan bukan berarti tidak sehat. Terkadang jika seseorang sering berolahraga maka ada kemungkinan massa ototnya tinggi sehingga menyebabkan dia kelebihan berat badan. Itu sebabnya BMI terkadang tidak berlaku untuk atlet atau olahragawan.

Namun jika Anda bukan seorang atlet, pada umumnya kelebihan berat badan atau bahkan obesitas menandakan adanya kelebihan lemak di dalam tubuh. Memang lemak bermanfaat sebagai pengatur panas tubuh dan penyimpan energi, namun kelebihan lemak juga memiliki risiko kesehatan tersendiri.

Apa saja risiko kesehatan dari kelebihan berat badan?

Risiko kesehatan dari kelebihan berat badan dan obesitas bervariasi, dan Anda mungkin pernah mendengarnya. Berikut risiko kesehatan kelebihan berat badan:

    • • Diabetes tipe 2.

 

    • • Tekanan darah tinggi.

 

    • • Kolesterol.

 

    • • stroke.

 

    • • Serangan jantung.

 

    • • Kanker.

 

    • • Batu empedu.

 

    • • Encok.

 

    • • Osteoartritis.

 

    • • Apnea tidur.

 

Sekali lagi kelebihan berat badan bukanlah masalah penampilan, melainkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga agar glukosa tidak mengendap di dalam tubuh. Yuk, ikuti cara menghitung berat badan ideal agar kamu tahu berapa berat badan yang seharusnya kamu butuhkan.

Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Bagaimana cara menurunkan berat badan? Dua kunci penurunan berat badan yang efektif dan sehat adalah melalui olahraga dan diet yang tepat dan teratur. Keduanya harus bisa jalan bareng, tidak bisa hanya dengan olahraga atau diet saja.

Ingat: Pola pikir yang dibutuhkan di sini bukan soal ingin kurus tapi ingin sehat. Artinya, tidak ada jalan pintas untuk hidup sehat karena Anda harus mengubah gaya hidup secara bertahap. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, penting untuk melakukan langkah-langkah berikut ini:

Perhatikan apa yang Anda makan

Makanan yang cocok untuk menurunkan berat badan adalah protein dan serat. Hindari juga karbohidrat (usahakan sekitar 20-50 gram per hari saja) dan batasi konsumsi gula dan garam berlebih. Usahakan makan 2-3 kali sehari. Jika Anda merasa lapar, tambahkan camilan sehat.

Sebagai panduan, diet sehat untuk menurunkan berat badan terdiri dari:

  • Protein sehat: Ditemukan dalam daging (daging sapi, ayam, dan domba), ikan dan makanan laut (salmon dan udang), telur, protein nabati (kacang, buncis, kedelai).
  • Sayuran yang rendah karbohidrat: Ada brokoli, kembang kol, bayam, tomat, kangkung, kol, selada, mentimun.
  • Lemak sehat: Ditemukan dalam minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat, mentega.

Sementara itu, pastikan Anda menjauhi 6 jenis makanan berikut ini:

  • Gula: Termasuk coke, jus buah, permen, es krim, boba, dan kopi kontemporer.
  • Gandum olahan: Termasuk gandum, nasi, serta roti, sereal, pasta.
  • Lemak trans (lemak trans): Termasuk minyak goreng terhidrogenasi.
  • Diet dan produk rendah lemak: Sebagian besar produk susu, sereal, biskuit tidak lagi mengandung lemak tetapi masih mengandung gula.
  • Makanan olahan: Termasuk makanan kaleng dan semua jenis makanan yang dibuat di pabrik. Jangan makan itu.
  • Sayuran bertepung: Termasuk kentang dan jagung. Jika memungkinkan, batasi konsumsi.

Anda tidak perlu mengubah pola makan Anda secara drastis. Turunkan kadar karbohidrat sedikit demi sedikit hingga mencapai target 20-50 gram per hari. Selain itu, Anda masih bisa makan karbohidrat seminggu sekali, asalkan tidak berlebihan!

Sering berolahraga

Diet hanya dapat membantu Anda tidak menambah berat badan, tetapi diet harus diimbangi dengan olahraga yang tepat. Olahraga yang tepat dapat membangun otot (yang akan memperkuat metabolisme Anda) dan juga melepaskan kelebihan energi atau kalori yang tersimpan dalam tubuh.

Mulailah gaya hidup sehat

Gaya hidup sehat tidak sebatas makan dan olahraga. Gaya hidup sehat berarti memikirkan faktor-faktor lain yang mendukung kesehatan mental dan fisik kita! Ini termasuk minum cukup, cukup tidur, dan menjaga mental bebas stres.