gambar unggulan
bisnis dan usaha

Pakan Ternak Fermentasi, Begini Cara Membuatnya yang Wajib Anda Tahu

Pakan ternak fermentasi bisa menjadi alternative karena belakangan pakan ternak terutama untuk sapi dan kambing semakin sulit untuk didaatkan terutama di daerah yang jarang ditumbuhi rumput.

Pakan kehijauan jumlahnya semakin sedikit sedangkan kebutuhan pakan ternak semakin tinggi. Terutama pada saat musim kering atau musim kemarau dan daerah yang persediaan airnya terbatas.

Namun ini tak lagi menjadi kendala sebab di zaman ini telah banyak inovasi pakan ternak yang bisa digunakan sebagai pakan sapi dan kambing. Pakan tersebut adalah hasil fermentasi yang mengandung nutrisi yang baik untuk ternak.

Anda juga bisa membeli pakan dari toko grosir pakan ternak terdekat yang terpercaya. Tanpa perlu ribet Anda bisa memilih pakan yang diinginkan.

pakan ternak fermentasi

Pakan fermentasi sendiri adalah senyawa organik yang yang terfermentasi dengan bantuan mikoorganisme sehingga menjadi senyawa yang sederhana.

Kelebihan Pakan Ternak Fermentasi

Kelebihan pakan ternak fermentasi adalah dapat memperbaiki sistem pencernaan ternak, ternak juga akan mengalami pertmbuhan yang cepat, gemuk dan sehat.

Kotoran hewan yang memakan pakan fermentasi tak akan sebau pakan ternak biasa serta jumlahnya jauh lebih sedikit. Kotoran tenak ini sangat bagus untuk pupuk kandang.

Pakan fermentasi terbukti dapat menaikan bobot ternak antara 2 hingga 4 Kg hanya dalam waktu 10 hari saja. Pakan ternak berfemntasi dibuat dengan bahan sederhana seperti jerami, batang pohon pisang, dan lainnya. Meskipun sederhana namun cukup efektif untuk menaikan bobot hewan ternak.

Untuk bahan berupa jerami dibuat dengan menumbuk terlebih dahulu lalu disimpan dengan menumpuknya setinggi 20 cm setelah itu tambahkan urea dan probiotik dengan merata kemudian tambahkan lagi 20 cm jerami hingga mencapai jumlah yang diperlukan.

Jerami tersebut didiamkan di tempat terbuka sebelum disimpan di tempat yang terbebas dari hujan dan sinar matahari langsung. Setelah itu baru pakan ternak fermentasi ini dapat diberikan kepada kambing atau sapi.

Dengan menggunakan pakan ternak fermentasi seperti ini maka pakan yang murah dan bernutrisi tinggi tak jadi masalah lagi. Sebab dari bahan yang sederhana seperti jerami dan debong pisang yang dicacah sudah dapat menjadi pakan ternak. Pakan ternak ini nantinya diberikan dua kali sehari yaitu pada pagi hari dan sore hari.